Dol Tinuku 2 : Tukatuku
Dol Tinuku 2 : Tukatuku
Aksara Jawa Bahasa Jawa
Huruf Latin Bahasa Indonesia
꧋ꦢꦺꦴꦭ꧀ꦠꦶꦤꦸꦏꦸ꧇꧒꧇꧋ꦠꦸꦏꦠꦸꦏꦸ꧉ ꧋ꦏꦸꦩ꧀ꦥꦸꦭ꧀ꦭꦤ꧀ꦕꦼꦂꦏꦏ꧀ꦧꦧ꧀ꦢꦺꦴꦭ꧀ꦠꦶꦤꦸꦏꦸꦢꦶꦠꦸꦭꦶꦱ꧀ꦔꦁꦒꦺꦴꦲꦏ꧀ꦱꦫꦭꦤ꧀ꦧꦱꦗꦮ꧉
Judul Buku: Dol Tinuku 2 : Tukatuku. Kumpulan Cerkak Bab Dol Tinuku Ditulis Nganggo Aksara lan Basa Jawa.
Format penulisan Furigana (teks kecil Hiragana yang ditempatkan di atas teks Kanji Jepang) sangat cocok untuk orang yang belum hafal Kanji. Dari sana kami terpikir untuk menerapkannya juga pada Aksara Jawa. Dengan penyesuaian tentunya.
Karena Aksara Jawa tidak mengenal spasi, sedangkan secara teknis, pengetikan Furigana ini butuh teks dengan spasi, maka kami memaksakan menggunakan spasi untuk penyusunan buku ini.
Dan format Furigananya menggunakan huruf latin kecil berbahasa Indonesia yang diletakkan di bawah Aksara Jawa berbahasa Jawa.
Dol Tinuku sendiri adalah kumpulan cerita pendek dalam Aksara dan Bahasa Jawa yang ditulis oleh Aldila Dwiki, dan di transliterasikan oleh Adi Khafianto.
Sepanjang pengalaman Dwiki, berinteraksi dengan penjual dalam proses jual beli sangatlah menarik dan beragam. Apalagi ketika dicatat dan ditulis. Ternyata bermacam-macam karakter penjual dan pembeli pernah kita hadapi. Dan menurutnya, hal itu menarik untuk didokumentasikan dalam format cerpen.
Dengan format cerpen, konteks peristiwa lebih mengalir untuk dibaca.
Mengapa menggunakan Aksara Jawa? Karena kami mengelola Aksara di Nusantara. Yang kebetulan memiliki keresahan terkait tidak melimpahnya buku-buku yang ditulis dalam format aksara. Padahal aksara itu sendiri sudah makin banyak masuk dan makin bisa ditampilkan dalam ruang digital kita. Tentu tidak sempurna 100%. Karena masih proses.
Buku ini ditujukan kepada murid-murid sekolah khususnya SMP dan SMA. Untuk tingkat SD rasanya bisa juga. Tapi menurut kami perlu pendampingan orang tua atau guru. Dan kami juga perlu saran dan kritik terkait pemilihan diksi atau penyusunan kalimat agar buku ini semakin relevan untuk digunakan murid-murid tingkat SD.
Selain itu, buku ini juga ditujukan untuk yang ingin belajar membaca aksara Jawa. Baik yang menguasai bahasa Jawa, maupun yang menguasai bahasa Indonesia. Karena kami telah menyiapkan teks latin kecil berbahasa Indonesia di setiap katanya.
Penulis : Aldila Dwiki
Alih Aksara & Editor : Adi Khafianto
Penerbit: Bahnoo (Self Publishing), Gresik, Indonesia.
QRCBN : 62-3893-3459-759
Perancang sampul: Aldila Dwiki
Menggunakan aksara Jawa berbahasa Jawa, dan huruf latin berbahasa Indonesia di setiap kata.
Font: Noto Sans Javanese
Ukuran: 14,8 × 21 cm, (xii+93)
Jenis kertas: Bookpaper
Cetakan ke-1, 2026
Buku yang dijual di Bahnoo adalah buku original 100%.
Gratis pembatas buku, Stiker Bahnoo, dan Stiker ADN untuk setiap pembelian.
꧋ꦢꦺꦴꦭ꧀ꦠꦶꦤꦸꦏꦸ꧇꧒꧇꧋ꦠꦸꦏꦠꦸꦏꦸ꧉ ꧋ꦏꦸꦩ꧀ꦥꦸꦭ꧀ꦭꦤ꧀ꦕꦼꦂꦏꦏ꧀ꦧꦧ꧀ꦢꦺꦴꦭ꧀ꦠꦶꦤꦸꦏꦸꦢꦶꦠꦸꦭꦶꦱ꧀ꦔꦁꦒꦺꦴꦲꦏ꧀ꦱꦫꦭꦤ꧀ꦧꦱꦗꦮ꧉
Judul Buku: Dol Tinuku 2 : Tukatuku. Kumpulan Cerkak Bab Dol Tinuku Ditulis Nganggo Aksara lan Basa Jawa.
Format penulisan Furigana (teks kecil Hiragana yang ditempatkan di atas teks Kanji Jepang) sangat cocok untuk orang yang belum hafal Kanji. Dari sana kami terpikir untuk menerapkannya juga pada Aksara Jawa. Dengan penyesuaian tentunya.
Karena Aksara Jawa tidak mengenal spasi, sedangkan secara teknis, pengetikan Furigana ini butuh teks dengan spasi, maka kami memaksakan menggunakan spasi untuk penyusunan buku ini.
Dan format Furigananya menggunakan huruf latin kecil berbahasa Indonesia yang diletakkan di bawah Aksara Jawa berbahasa Jawa.
Dol Tinuku sendiri adalah kumpulan cerita pendek dalam Aksara dan Bahasa Jawa yang ditulis oleh Aldila Dwiki, dan di transliterasikan oleh Adi Khafianto.
Sepanjang pengalaman Dwiki, berinteraksi dengan penjual dalam proses jual beli sangatlah menarik dan beragam. Apalagi ketika dicatat dan ditulis. Ternyata bermacam-macam karakter penjual dan pembeli pernah kita hadapi. Dan menurutnya, hal itu menarik untuk didokumentasikan dalam format cerpen.
Dengan format cerpen, konteks peristiwa lebih mengalir untuk dibaca.
Mengapa menggunakan Aksara Jawa? Karena kami mengelola Aksara di Nusantara. Yang kebetulan memiliki keresahan terkait tidak melimpahnya buku-buku yang ditulis dalam format aksara. Padahal aksara itu sendiri sudah makin banyak masuk dan makin bisa ditampilkan dalam ruang digital kita. Tentu tidak sempurna 100%. Karena masih proses.
Buku ini ditujukan kepada murid-murid sekolah khususnya SMP dan SMA. Untuk tingkat SD rasanya bisa juga. Tapi menurut kami perlu pendampingan orang tua atau guru. Dan kami juga perlu saran dan kritik terkait pemilihan diksi atau penyusunan kalimat agar buku ini semakin relevan untuk digunakan murid-murid tingkat SD.
Selain itu, buku ini juga ditujukan untuk yang ingin belajar membaca aksara Jawa. Baik yang menguasai bahasa Jawa, maupun yang menguasai bahasa Indonesia. Karena kami telah menyiapkan teks latin kecil berbahasa Indonesia di setiap katanya.
Penulis : Aldila Dwiki
Alih Aksara & Editor : Adi Khafianto
Penerbit: Bahnoo (Self Publishing), Gresik, Indonesia.
QRCBN : 62-3893-3459-759
Perancang sampul: Aldila Dwiki
Menggunakan aksara Jawa berbahasa Jawa, dan huruf latin berbahasa Indonesia di setiap kata.
Font: Noto Sans Javanese
Ukuran: 14,8 × 21 cm, (xii+93)
Jenis kertas: Bookpaper
Cetakan ke-1, 2026
Buku yang dijual di Bahnoo adalah buku original 100%.
Gratis pembatas buku, Stiker Bahnoo, dan Stiker ADN untuk setiap pembelian.
Discussion